DONASI SAMPAH “Kita Bisa” Selangkah Untuk Bumi yang Lebih Baik

(Mencari Jalan Lain Menuju Cita cita Keberlanjutan yang Nyata)
oleh  : Fitria Nur Indah Djafar

Pengelolaan sampah menjadi kalimat yang tidak asing bagi kita, di tingkat pemerintah maupun masyarakat  berbagai upaya telah ditempuh untuk mengurangi volume sampah yang dihasilkan tanpa henti 24 jam sehari. Banyak program kegiatan yang telah diimplementasikan harus terhenti karena kendala dan tantangan di lapangan, bahkan program kegiatan dengan dukungan anggaran cukup besar untuk mendukung kegiatan juga tidak mampu bertahan apalagi berkelanjutan, artinya dana atau dukungan anggaran bukan jadi jaminan keberhasilan.

Beberapa bentuk upaya  pengelolaan sampah di tingkat masyarakat seperti bank sampah, TPS3R cukup banyak terbengkalai, namun sampai saat ini belum juga ada diagnosa yang tepat akan apa penyebabnya, serta  solusi apa yang ditempuh untuk penyelesaiannya yang  dapat menjadi bahan perbaikan sistem saat ini dan kedepan.  Pertanyaan yang muncul saat ini, sebenarnya apa bentuk alternatif  yang efektif untuk menghidupkan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat yang dapat diinisiasi secara mandiri serta dapat menjawab keberlanjutan?

Sebuah inisatif di sebuah lingkungan kecil  mencoba untuk menjawab ” kegelisahan” akan pertanyaan tersebut. Donasi Sampah “Kita Bisa”, hadir dengan membuka layanan donasi dengan hanya bermodal sebuah flyer yang digunakan untuk media promosi melalui grup whatsapp di lingkungan setempat, sebuah meja kecil, dan sebuah standing banner yang berisikan cara berdonasi sampah. Layanan pertama kali dibuka pada 20 desember 2019, tepatnya hari minggu pagi pukul 08.00-10.00 warga datang dengan membawa sampah yang telah mereka  pilah di rumah seperti botol dan gelas bekas air kemasan,kertas, dus dan rak telur ke lapak donasi sampah”Kita Bisa” di rt.18/rw.05 Kelurahan Bonggoeya. Donasi dari warga diterima oleh petugas

lapak yang kemudian dicatat sesuai jenisnya lalu kemudian ditimbang. Setelah waktu donasi berakhir pada hari itu maka seluruh hasil donasi disumbangkan ke warga kurang mampu yang bekerja sebagai pemulung.

Setelah hamper dua tahun berjalan, kegiatan donasi sampah “Kita Bisa” dirasakan sangat efektif dan bermanfaat, baik yang secara langsung dirasakan oleh warga maupun secara tidak langsung oleh pemerintah Kota Kendari. Adapun manfaat tersebut, antara lain :

Untuk Warga/ Masyarakat :

  • Dengan sendirinya terbiasa memilah sampah di rumah secara rutin
  • Frekuensi membuang serta jumlah sampah yang dibuang ke TPS menjadi berkurang
  • Jiwa sosial sosial tumbuh dengan kebiasaan berbagi cukup dengan sesuatu yang tidak berharga daapt sangat bernilai untuk orang lain.
  • Menjadi ajang silaturahmi/bercengkarama, menguatkan hubungan sosial antar warga/masyarakat

Untuk Pemerintah

  • Volume sampah yang diangkut dari TPS ke TPA menjadi berkurang
  • Biaya operasional pengangkutan sampah bisa menjadi lebih efisien
  • Umur pakai TPA bisa menjadi lebih panjang
  • Anggaran untuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dapat dialihkan untuk kegiatan lain seperti ke media promosi dan kampanye

Pertanyaan terakhir yang mampu dijawab melalui Program ini adalah : Apakah  inisiatif ini dapat menjawab peluang keberlanjutan ?, hal ini  terjawab melalui  beberapa fakta yang terjadi selama program ini dilakukan, antara lain :

  1. Program ini secara mandiri dapat dilakukan oleh masyarakat, sebab tidak membutuhkan anggaran khusus
  2. Tidak membutuhkan petugas khusus
  3. Tidak membutuhkan tempat khusus, lokasi dan bangunan
  4. Tidak membutuhkan biaya operasional
  5. Tidak membutuhkan waktu khusus/ sangat fleksibel
  6. Dapat digelar dimana saja, kapan saja

Dengan pembelajaran yang telah didapatkan melalui  program inisiatif  Donasi Sampah “ KitaBisa”  semoga dapat menjadi inspirasi dan pendorong siapapun untuk mereplikasi program ini sebagai wujud  kepedulian yang nyata terhadap nasib keberlangsungan hidup kita di bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *